KUMPULAN BERITA AKURAT & TERPERCAYA YANG AKAN UPDATE SETIAP HARINYA. PASANG IKLAN DI WEB KAMI ? KLIK MENU IKLAN :)

Saturday, May 20, 2017

Robben Berambisi Lewati Catatan Legendaris Cruyff
Arjen Robben © AFP

HTBola - Bintang Bayen Munchen, Arjen Robben, belum lama ini mengatakan berniat memenangkan satu lagi gelar Bundesliga untuk melampaui rekor legenda Johan Cruyff.

Robben memenangkan gelar Bundesliga ke-6 di klub musim ini, dan membuatnya kini sudah meraih total 10 gelar liga domestik, usai sebelumnya sempat meraih sukses di PSV, Chelsea, dan Real Madrid.

Tahun ini Robben sukses menyamai rekor Cruyff - yang juga sudah memenangkan 10 gelar liga domestik selama karirnya di Ajax, Barcelona, dan Feyenoord - dan ia kini berniat untuk melewati catatan sang legenda.

Johan Cruyff


"Saya amat bangga sudah memenangkan 10 gelar liga dan sudah melakukannya di empat negara berbeda," tutur sosok 33 tahun di TZ.

"Namun saya semakin bangga karena gelar ke-10 membuat saya menyamai catatan Cruyff, pemain terbaik sepanjang masa milik Belanda."

"Saya akan melewati dia jika memenangkan satu gelar lagi. Hal tersebut yang bakal membuat saya kian termotivasi."
Continue reading

Thursday, May 18, 2017


HTekno - BlackBerry dikabarkan menjalin kerja sama dengan produsen-produsen mobil, menguji software anti peretasan (hacking). Software itu digunakan di sistem informasi dan hiburan yang tertanam di mobil.



Dikutip HarianTekno dari BNN, Kamis (18/5/2017), keamanan di industri otomotif menjadi salah satu upaya BlackBerry dalam meningkatkan pendapatan.


Pada akhir 2014 lalu, QNX diperkirakan telah dipakai di hampir 60 juta kendaraan yang dibuat oleh lebih dari 40 vendor otomotif dunia.

Kesadaran akan keamanan cyber di industri otomotif kian meningkat sejak 2015, setelah dua ahli keamanan mengungkap kelemahan dalam software mobil Fiat Chrysler.

Continue reading

Wednesday, May 17, 2017

Musim Paling Produktif Kroos Merancang Assist
Toni Kroos © Real Madrid

HTBola - Toni Kroos telah merancang total 14 assist dalam 45 pertandingan bersama Real Madrid di semua kompetisi musim ini.

Madrid menang 4-1 menjamu Sevilla di La Liga akhir pekan kemarin. Kroos menyumbang satu gol dan satu assist untuk gol Cristiano Ronaldo.

Assist tersebut adalah assist ke-14 Kroos di musim 2016/17. Ini merupakan musim di mana gelandang Jerman tersebut paling produktif merancang assist dengan seragam Madrid.

Dia telah melewati pencapaian terbaiknya dari musim 2014/15. Musim itu, musim perdananya memperkuat Madrid sejak gabung dari Bayern Munchen, Kroos membukukan total 12 assist di semua kompetisi.

(c) Real Madrid

Assist per musim Toni Kroos di Real Madrid (semua kompetisi)
2014/15: 12 Assist (55 pertandingan)
2015/16: 8 Assist (44 pertandingan)
2016/17: 14 Assist (45 pertandingan).

14 Assist Toni Kroos bersama Real Madrid musim 2016/17
La Liga: 11
Liga Champions: 1
Piala Dunia Antarklub FIFA: 1
Copa del Rey: 1.

Dari 14 assist Kroos musim ini, yang terbanyak adalah untuk Sergio Ramos (6 gol). Pemain-pemain Madrid lain yang juga diuntungkan assist Kroos adalah Karim Benzema (2), Raphael Varane (2), Pepe (2), Alvaro Morata dan Ronaldo.



Kroos sudah tiga musim memperkuat Madrid. Selama ini, dia telah memberi kontribusi 34 assist di semua kompetisi.
Continue reading

Tuesday, May 16, 2017

Continue reading

Monday, May 15, 2017

Continue reading

Saturday, May 13, 2017

[Bintang] Ryuji Utomo dan Ariel Tatum

"Happy Friday to all of you beautiful creatures! I hope you find someone who makes flowers grow in even the saddest part of you, like i do..♥️," tulis perempuan kelahiran Jakarta, 8 November 1996 itu dalam bahasa Inggris.


"A man with dreams needs a woman with vision. A pretty face gets old, a nice body will change but a good person will always be a good individual. Thanks for being a positive person and always support me. You bring genuine happiness into my life. ♥️," komentar Ryuji.



Dalam kalimat tersebut, cowok blasteran Jepang Jawa itu mengungkapkan seorang pria membutuhkan wanita yang memiliki visi. Wajah cantik akan menjadi tua, tubuh yang bagus akan berubah. Namun, orang baik akan selalu menjadi individu yang baik.

"Terima kasih telah menjadi orang yang positif dan selalu mendukung aku. Kamu membawa kebahagiaan sejati dalam hidup aku," puji Ryuji.

Continue reading

Friday, May 12, 2017

Djarot: Kalau Bikin Aksi yang Simpatik, Tolong Bantu Pak AhokFoto: Aksi 1.000 Lilin untuk Ahok di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

HTNews, Jakarta - Aksi lilin yang dilakukan warga untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di beberapa daerah masih terus dilakukan. Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengimbau kepada mereka agar mengelar aksi secara simpatik dan tak mengganggu warga. 

"Kalau bikin aksi, aksi yang simpatik. Jangan sampai ganggu warga. Jangan sampai merugikan warga," kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (12/5/2017)

"Tolonglah bantu Pak Ahok ya. Sekarang ini kita konsentrasi itu (penangguhan penahanan)," imbuhnya.

Peristiwa yang terjadi saat ini menurutnya sangat berkaitan dengan Pancasila. Djarot mengatakan apa yang dihadapi Ahok bukan hanya persoalan Ahok saja, namun juga persoalan bangsa.

"Ini kan sudah bukan persoalan Ahok saja, ini persoalan bangsa bagaimana membangun bangsa ini di atas fondasi Pancasila, kembali menggelorakan semangat nasionalisme apa lagi sebentar lagi kita peringati Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei," tuturnya.

Dia mengingatkan agar semua pihak tidak memperkuat keegoisan masing-masing. "Jangan kita memperkuat keegoisan kita. Jadi bukan hanya persoalan Pak Ahok," lanjutnya.

Menurut Djarot, kejadian ini sekaligus menjadi peringatan agar tidak ada lagi pihak yang mengatasnamakan SARA dalam politik. Dia menegaskan agar jangan ada lagi pihak memanfaatkan isu tersebut untuk kepentingan politiknya.

"Oleh karena itu satu 'warning' bagi kita semua jangan sekali-sekali gunakan isu-isu SARA untuk kepentingan-kepentingan politik praktis," tutupnya. 

Berita ini meralat berita sebelumnya yang berjudul, :"Djarot: Setop Bikin Aksi Simpatik, Tolonglah Bantu Pak Ahok". Ada kesalahan dalam mengutip narasumber dalam berita sebelumnya, sehingga terjadi kekeliruan penyampaian informasi. Informasi yang benar adalah Djarot meminta pendukung Ahok untuk konsentrasi dalam upaya pengajuan penangguhan penahanan. Kalau pun menggelar aksi, aksi harus dilakukan secara simpatik. detikcom meminta maaf atas kesalahan berita sebelumnya. 
Continue reading

Tuesday, May 9, 2017

Continue reading

Monday, May 8, 2017


HTBola - Juventus sudah selangkah lebih dekat untuk mencapai final Liga Champions musim ini. Untuk itu mereka hanya perlu mempertahankan keunggulan saat menjamu AS Monaco di Juventus Stadium pada hari Rabu (10/5) dini hari nanti.

Seperti yang sudah diketahui Juventus sudah menjejakan satu kaki mereka di final Liga Champions musim ini. Di leg pertama semi final Liga Champions kemarin, mereka sukses mencuri kemenangan 0-2 di markas Monaco, sehingga mereka hanya perlu hasil imbang untuk memastikan diri bermain di Cardiff pada akhir musim nanti.

Pertandingan tengah pekan nanti merupakan kali kedua AS Monaco menyambangi markas Juventus sepanjang sejarah. Mereka terakhir berkunjung ke Turin pada tahun 2015 silam saat mereka dikalahkan tuan rumah dengan skor tipis 1-0. Dengan tertinggal 2 gol tandang, maka AS Monaco harus bekerja keras karena mereka minimal harus menang 3-0 untuk memastikan diri lolos ke Final Liga Champions musim ini.

Persiapan kedua tim jelang leg kedua semifinal ini sedikit berbeda. Juventus selaku tuan rumah hanya meraih imbang 1-1 dalam pertandingan Serie A melawan Torino di akhir pekan kemarin. Di lain pihak, AS Monaco akan datang ke Turin dengan kepercayaan diri yang tinggi usai membabat Nancy-Loreine dengan skor akhir 3-0. Untuk itu Si Nyonya Tua perlu ekstra waspada untuk menghadapi tamu dari Prancis ini.

Pada laga ini AS Monaco diprediksi akan tampil offensif semenjak awal laga. Maklum tertinggal 2 gol merupakan tugas yang berat jika mereka tidak tampil all-out semenjak awal. Namun usaha mereka tersebut akan dibenturkan dengan dinding kokoh pertahanan Juventus yang sudah terbukti meredam lini serang berbahaya seperti milik Barcelona dan juga AS Monaco sendiri. Oleh karenanya laga ini akan menjadi laga yang menarik untuk ditonton.

Jelang laga ini tuan rumah berada dalam kondisi yang cukup porima. Hanya Marko Pjaca dan Daniele Rugani yang dipastikan absen pada laga ini karena mengalami cedera, selebihnya seluruh punggawa Bianconeri siap untuk mengamankan langkah mereka menuju final pada tengah pekan nanti.

Pelatih Massimiliano Allegri sendiri diperkirakan tidak akan melakukan banyak pergantian pada susunan timnya jelang laga ini. Dengan skema 4-2-3-1, Gonzalo Higuain akan dipasang sebagai striker tunggal pada laga ini. Nantinya Higuain akan dibantu oleh Mario Mandzukic, Paulo Dybala, dan Juan Cuadrado di lini serang mereka. Di jantung pertahanan Si Nyonya Tua, ada duet Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci yang akan mengawal Gianluigi Buffon selaku palang pintu terakhir mereka.

Di kubu tim tamu, Leonardo Jardim datang ke Italia dengan membawa sejumlah masalah cedera. Boschillia dan Almamy Toure dipastikan absen pada laga ini karena mengalami cedera, sementara Benjamin Mendy diragukan tampil setelah ia disebut belum pulih benar dari cedera yang ia derita.

Jardim sendiri kemungkinan besar akan menurunkan tim terbaiknya untuk memenangkan laga ini. Dengan skema 4-4-2, ia akan kembali menduetkan Radamel Falcao dan Kylian Mbappe di lini serangnya. Nantinya Thomas Lemar dan Bernardo Silva akan bertugas untuk membantu serangan dari sektor sayap. Di lini tengah, Timoue Bakayoko dan Fabinho akan bertugas sebagai pengatur aliran bola Monaco, sementara Danijel Subasic akan bertugas untuk mengamankan gawang Monaco dari gempuran lini serang Juventus.

Perkiraan Susunan Pemain
Juventus (4-2-3-1): 
Buffon; Sandro, Chiellini, Bonucci, Alves; Khedira, Pjanci; Mandzukic, Dybala, Cuadrado; Higuain

AS Monaco (4-4-2): Subasic; Sidibe, Glik, Jemerson, Dirar; Lemar, Bakayoko, Fabinho, Silva; Falcao, Mbappe

Statistik Kedua Tim
Head to Head

04/05/17  AS Monaco  0 - 2  Juventus (UCL)   
23/04/15  AS Monaco  0 - 0  Juventus (UCL)  
15/04/15  Juventus  1 - 0  AS Monaco (UCL)

Lima Pertandingan Terakhir Juventus (S-M-S-M-S)
20/04/17  Barcelona  0 - 0  Juventus (UCL)
24/04/17  Juventus  4 - 0  Genoa (Serie A)   
29/04/17  Atalanta  2 - 2  Juventus (Serie A)   
04/05/17  AS Monaco  0 - 2  Juventus (UCL)  
07/05/17  Juventus  1 - 1  Torino (Serie A)

Lima Pertandingan Terakhir AS Monaco (M-K-M-K-M)
24/04/17  Olympique Lyon  1 - 2  AS Monaco (L1)
27/04/17  Paris Saint-Germain  5 - 0  AS Monaco (CDF)   
29/04/17  AS Monaco  3 - 1  Toulouse (L1)   
04/05/17  AS Monaco  0 - 2  Juventus (UCL)   
07/05/17  Nancy-Lorraine  0 - 3  AS Monaco (L1)

Prediksi Skor
Leg kedua semi final Liga Champions kali ini diprediksi akan berjalan ketat. Kedua tim akan sama-sama memberikan kemampuan terbaik mereka untuk bisa mengamankan tiket ke Final Liga Champions musim ini.

Dalam laga ini Juventus selaku tuan rumah masih diunggulkan untuk memenangkan laga ini. Namun AS Monaco yang berhasil menang 3-0 pada akhir pekan lalu akan datang ke Turin dengan semangat yang membara sehingga Juventus tidak boleh lengah jika mereka masih ingin melaju ke Cardiff pada akhir musim nanti.

HTBola memprediksi laga ini akan berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah, Juventus dengan skor akhir 2-0. Bagaimana prediksi anda Bolaneters? Sampaikan prediksi anda pada kolom komentar.
Continue reading

Sunday, May 7, 2017

iPhone 7 dan 6S tampak belakang terlihat memiliki perbedaan pada garis antena.










Continue reading

Saturday, May 6, 2017

Continue reading

Friday, May 5, 2017

Continue reading

Thursday, May 4, 2017

Ini 26 Alumni Harvard Inisiator Petisi Ahok Tidak Menista Agama

Jakarta - Kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tinggal menunggu vonis hakim. Jelang putusan, petisi meminta hakim membebaskan Ahok digaungkan.

Penggagas petisi itu adalah sejumlah alumni Universitas Harvard, di antaranya adalah Bambang Harymurti dan Dini Purnowo. Seperti diketahui para alumni Harvard ini membuat situs https://www.ahoktidakmenistaagama.com.

Selain lewat situs, mereka menyuarakan permintaan agar Ahok dibebaskan dalam diskusi Pojok Tanah Abang Solidarity Lecture yang digelar di basecamp DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jl Wahid Hasyim, Kampung Bali, Jakarta Pusat, Kamis (4/5/2017). Diskusi tersebut bertajuk "Setelah Pilkada Usai: Menimbang Keadilan Kasus Ahok".

Pembicara lainnya di antaranya ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Rumadi, dan novelis perempuan Okky Madasari.

"Poinnya adalah supremasi hukum, masalahnya banyak ancaman dari mobokrasi," ungkap Bambang Harymurti yang pernah menghadapi peradilan saat menjadi pemimpin redaksi Majalah Tempo. 

"Kasus Ahok ini melampaui persoalan pilkada, sebagai jurnalis kami berpegang teguh pada veritas (kebenaran)," imbuh Bambang.

Bambang menyayangkan berkembangnya tafsir keagamaan yang makin radikal. Di sisi lain, kata Bambang, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir akses ke situs-situs bermuatan tafsir yang progresif. 

"Pada masa Nazi, kekuatan propaganda sangat efektif, kalau ada yang mau melawan akan digeruduk secara fisik," kata Bambang mengingatkan.

"Kita harus stand up untuk melawan, kejahatan berkuasa karena orang-orang baik berdiam diri," pesan Bambang. 

Mengutip Vaclav Havel, Bambang mengatakan perjuangan paling berat adalah melawan malas dan lupa. Sedang menurut Aung San Suu Kyi, masih kata Bambang, yang lebih berbahaya adalah ketakutan.

Dini Purnowo mengatakan pasal-pasal yang digunakan dalam kasus Ahok adalah pasal karet. "Jangan sampai kasus Ahok jadi preseden buruk, kami membuat petisi untuk menampung aspirasi banyak pihak," jelas Dini.

Menurut Okky Madasari, sebelum kasus Ahok sudah ada preseden jauh sebelumnya. "Pada 1968 majalah sastra Horison didemo-demo hanya gara-gara cerpen, lalu kasus Arswendo. Sebagai penulis fiksi saya bisa merasakan situasi yang sama," kata Okky. 

Novel Okky pun pernah ditarik penerbit besar karena menyinggung FPI. "Kebebasan berekspresi tidak dilindungi," keluh Okky.

Rumadi bicara soal pasal tentang penistaan agama yang pernah digugat ke Mahkamah Konstitusi. "Pasal 156a tentang penistaan sudah dua kali digugat ke Mahkamah Konstitusi, tapi ditolak, bahkan ditambah tafsirnya ke perlindungan umat beragama," papar Rumadi.

"Kasus Ahok ini mirip Yusman Roy, setelah tidak terbukti menista agama lalu diganti pasal dakwaannya," kata Rumadi. 

Riset Wahid Institute menunjukkan selalu ada keterlibatan massa dalam kasus-kasus penistaan agama. "Pasal-pasal itu bicara tentang perasaan, siapa memobilisasi akan menguasai ruang publik," kritik Rumadi.

Menanggapi diskusi, pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) Luthfie Assyaukanie menilai kasus Ahok muncul karena campur baur berbagai kepentingan. "Konservatisme agama sebetulnya tidak bermasalah kecuali ada yang memobilisasi, ada unsur-unsur politik, ada pengusaha yang dirugikan. Hal itu sangat berbahaya, harus kita lawan," ungkap Luthfie. 

Mantan juru bicara Presiden Gus Dur, Wimar Witoelar, mengaku awalnya takut melihat kecenderungan menguatnya ide-ide negara Islam. "Tetapi melihat banyak orang mengirim karangan bunga, pawai-pawai mendukung NKRI, bangkit silent majority," kata Wimar. Menurut Wimar, jangan sampai pemilu mendatang jadi arena mengganti Merah Putih menjadi Suriah.

Dosen Komunikasi UI yang pernah terjerat kasus penistaan agama, Ade Armando, menegaskan masyarakat tidak perlu pesimistis. "Masih cukup banyak orang yang bersuara, diskursus dibentuk oleh pengetahuan, sedang pengetahuan adalah kekuatan, orang-orang tidak boleh diam," kata Ade. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen PSI) Raja Juli Antoni menilai aroma politik sangat kencang dalam kasus Ahok. "Masih ada yang belum move on, tidak puas kalau Ahok tidak dipenjarakan, padahal proses elektoral lalu adalah pertarungan untuk memilih pelayan publik. Bagi PSI, ini lebih dari soal Ahok, tetapi tentang demokrasi dan kebebasan berekspresi," ujar Toni.

Lebih jauh soal petisi, berikut 26 nama alumni Harvard yang menjadi inisiator "Ahok Tidak Menista Agama":

1. Bambang Harymurti, Mason Fellow, Fulbright Scholar, Harvard Kennedy School, MPA 1991 
2. Goenawan Mohamad, Nieman Fellow 1990, Harvard University 
3. Yenny Wahid, Mason Fellow, Harvard Kennedy School, MPA 2003 
4. Todung Mulya Lubis, Harvard Law School, LLM 1988 
5. Dini Purwono, Fulbright Scholar, Harvard Law School, LLM 2002 
6. Melli Darsa, Harvard Law School: LLM 1994, East Asian Legal Studies Visiting Scholar 2010 
7. Nona Pooroe Utomo, Fulbright Scholar, Harvard Graduate School of Education, Ed.M 1992 
8. Ali Kusno Fusin, Harvard Business School, OPM 2016 
9. Gatot Soemartono, Harvard Law School, LLM 1997 
10. Nugroho Budi Satrio Sukamdani, Post Graduate Harvard Business School PGL1, 1998 
11. Ludi Mahadi, Harvard Kennedy School, MPA 2010 
12. Adrianus Waworuntu, Fulbright Scholar, Harvard Graduate School of Arts and Sciences, MA 1992 
13. MSM Ondi Panggabean, Harvard Law School, LLM 1991 
14. Philip S. Purnama, Harvard Business School, MBA 1997 
15. Endy Bayuni, Nieman Fellow 2004, Harvard University 
16. Danny I. Yatim, Fulbright Scholar, Harvard Graduate School of Education, Ed.M 1992 
17. Togi Pangaribuan, Harvard Law School, LLM 2011 
18. Zenin Adrian, Harvard Graduate School of Design, M.Arch 2007 
19. Darwin Silalahi, Harvard Business School, AMP 2003 
20. Wawan Mulyawan, Harvard Business School, OPM28 1999 
21. Brigitta Aryanti, Harvard Kennedy School, MPAID 2014 
22. Wahyu Dhyatmika, Nieman Fellow 2015, Harvard University 
23. Junaidi, Harvard Business School, MBA 2008 
24. Johannes Ardiant, Harvard Kennedy School, MPP 2015 
25. Paul W. Broto, Harvard Business School, OPM43 2008 
26. Rudy Setiawan, Harvard Business School, MBA 1996

Di sisi lain, ada tuntutan agar hakim memberi vonis berat kepada Ahok. Tuntutan itu disuarakan Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF).

GNPF berencana mendatangi gedung Mahkamah Agung dalam aksi 5 Mei besok. Massa akan meminta independensi hakim menjelang vonis perkara penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Massa akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Istiqlal, kemudian melakukan long march menuju gedung MA. 
(tor/imk)
Continue reading

Wednesday, May 3, 2017









Continue reading